Pertemuan 9
FISIKA SMA NEGERI 3 BATU
Gaya Lorentz
Terdapat banyak alat listrik di sekitar kita yang menggunakan motor listrik untuk bekerja, seperti kipas listrik, bor listrik, dan mobil mainan. Jika motor listrik dibongkar, kita akan menemukan kumparan dan magnet permanen seperti pada gambar berikut;
Motor Listrik Arus Searah
Gambar di atas adalah gambar motor listrik setelah dibongkar, tutup belakangnya dibuka. Pada tutup belakang terdapat 2 sikat yang masing-masing terhubung dengan terminal tegangan A dan B. Tegangan dimasukkan melalui terminal dan sikat ini menuju kumparan. Setelah diberi tegangan, kumparan tersebut akan dialiri oleh arus listrik. Ketika arus listrik melewati medan magnet dari sepasang magnet permanen, maka arus listrik itu (kawat berarus listrik itu) terkena gaya magnet atau gaya Lorentz.
Arah Gaya Lorentz tergantung pada arah arus listrik dan arah medan magnet. Misalkan, di dekat magnet kiri dikehendaki gaya Lorentz nya mengarah ke atas dan, sudah pasti agar berputar, gaya Lorentz di sisi kanan harus mengarah ke bawah. Agar kawat manapun memenuhi syarat itu, maka setiap kali kawat melampaui magnet di dekatnya, arah arusnya harus dibalik agar mendapatkan gaya Lorentz dengan arah yang sesuai di sebelah mana kawat itu berada. Di situlah peran sikat atau bostel, di mana koneksi antara bostel dan kumparan hanya saling menempel/ menyentuh, bostel tidak ikut berputar bersama kumparan. Untuk mengetahui bagaimana kaitan antara arah arus, arah medan magnet, dan gaya Lorentz, silahkan saksikan video berikut:
Setelah menyaksikan video tersebut, unduh dan bacalah baca Materi Magnetisme halaman 8, 10, 11 dan Praktis Belajar Fisika XII halaman 104 (95 cetak) - 115 (106 cetak)
Setelah mempelajari materi, kerjakanlah tugas dalam tautan berikut:
